Futures Monthly
Your Number One Futures Information Source
Sebuah majalah bulanan yang membahas pasar berjangka yang dipersembahkan oleh PT Monex Investindo Futures, yang berisikan rangkaian peristiwa, pandangan serta anaksa terkait forex, indeks saham dan komoditi. Monex Futures Monthly bertujuan untuk memberikan edukasi dan menyediakan strategi bisnis untuk investasi derivatif.
Emas Bakal Bertahan di Level Tinggi
on 11 September 2009Lain dulu lain sekarang, istilah ini cocok kita gunakan untuk produk emas. Dulu emas adalah salah satu instrumen yang diburu saat kondisi ekonomi memburuk untuk mengamankan investasi karena harganya cenderung stabil atau menjadi instrumen hedging kala ekonomi membaik untuk melindungi investasi dari lonjakan inflasi. (read more)
Krisis Ekonomi AS Telah Berakhir?
on 11 September 2009Apakah anda berpikir krisis sudah berakhir? Atau apakah anda berpikir krisis masih berlanjut? Pada bulan Agustus yang lalu, kita menyaksikan indeks saham dunia mencapai level tertingginya tahun ini. Bursa saham dunia dipimpin oleh bursa saham Amerika Serikat dengan indeks sahamnya Dow Jones mengalami reli panjang dari bulan Juli. Euforia melanda bursa keuangan dunia. (read more)
Dollar Masih Tertekan
on 11 September 2009“Kegiatan ekonomi sedang dalam pemerataan di tengah resesi global, pengeluaran rumah tangga menunjukkan tanda-tanda stabilisasi tapi masih terdesak oleh masalah pengangguran……” Kalimat ini disampaikan oleh Kepala Bank Sentral AS (The Fed) Ben S. Bernanke dalam rapat pertemuan FOMC pada 12 Agustus 2009. (read more)
Saham Dunia Masih Melesat Kendati Jenuh
on 11 September 2009Pertengahan Agustus lalu Bank Sentral AS – the Federal Reserve kembali mempertahankan suku bunga rendah di kisaran 0% hingga 0,25%. Pihak the Fed juga menilai perekonomian AS semakin stabil dengan pasar finansial yang semakin membaik. (read more)
Kinerja Ekonomi Gagal Angkat Rupiah
on 11 September 2009Pada awal Agustus lalu rupiah mencapai level terkuatnya di 2009 terhadap dolar AS di level 9845 rupiah per dolar AS. Tapi pertengahan Agustus, rupiah kembali mendekati level 10.000 seiring dengan terjadinya koreksi di bursa saham Indonesia. (read more)
