Tumbuh Relatif Baik, Perekonomian Indonesia Masih Hadapi Sejumlah Risiko

Tumbuh Relatif Baik, Perekonomian Indonesia Masih Hadapi Sejumlah Risiko
Wed, 08 10 2014
Bagikan :

Dikutip dari Background Paper International Seminar on “Growth Strategy for Rising Indonesia”, pada intinya Indonesia dihadapkan pada dua risiko dominan. Pertama, risiko perlambatan pertumbuhan ekonomi sebagai akibat dari kendala pasokan yang menghambat laju pertumbuhan produktivitas. Kendala pasokan ini telah menghambat perekonomian mencapai tingkat pertumbuhan yang potensial yang diyakini berada di atas 7 persen.

Seperti diketahui, ada tiga faktor utama yang telah diakui secara luas sebagai penghambat pertumbuhan ekonomi, yaitu kesenjangan infrastruktur, kesenjangan keterampilan, dan sistem kelembagaan serta sistem peraturan yang relatif lemah untuk menjamin berfungsinya mekanisme pasar. Teratasinya tiga hambatan utama tersebut diyakini akan mendorong pertumbuhan produktivitas.

Selain risiko perlambatan pertumbuhan ekonomi, Indonesia juga dihadapkan pada risiko pertumbuhan yang non-inklusif, yang disebabkan oleh tidak meratanya pertumbuhan ekonomi. Seperti diketahui, reformasi yang sedang berlangsung dalam pengelolaan fiskal dan anggaran telah mengakibatkan pertumbuhan ekonomi yang stabil selama dua dekade terakhir.

Meskipun dihadapkan pada beberapa tantangan dalam melaksanakan pembangunan ekonomi pada masa yang akan datang, Indonesia tetap menjadi salah satu negara berkembang yang penting di dunia. Indonesia dinilai memiliki potensi yang dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kemakmuran masyarakat Indonesia.

Kembali ke daftar berita
Monex Investindo Futures
Live Account
  
Demo Account