Sampai Akhir September, Cadangan Devisa Indonesia Stabil

Sampai Akhir September, Cadangan Devisa Indonesia Stabil
Rabu, 8 Oktober 2014
Bagikan :

“Di sisi lain, penerimaan devisa juga meningkat terutama berasal dari penerbitan sukuk global dan hasil ekspor migas pemerintah serta kenaikan simpanan deposito valuta asing bank-bank di Bank Indonesia,” jelasnya, seperti dilansir melalui laman Bank Indonesia pada Selasa (7/10).

Sebagai informasi, dengan cadangan devisa tersebut, Indonesia dapat membiayai 6,5 bulan impor atau 6,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor. “Bank Indonesia menilai perkembangan cadangan devisa tersebut positif terhadap upaya memperkuat ketahanan sektor eksternal dan menjaga kesinambungan pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan,” pungkasnya.

Kembali ke daftar berita