Perusahaan Amerika Tidak Ragu Lagi Habiskan Uang untuk Perjalanan Bisnis

Perusahaan Amerika Tidak Ragu Lagi Habiskan Uang untuk Perjalanan Bisnis
Rabu, 8 Oktober 2014
Bagikan :

Menurut data Global Business Travel Association (GTBA), total biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan Amerika untuk perjalanan bisnis mencapai $72,8 miliar di kuartal II 2014. Jumlah itu lebih besar 7,1% jika dibandingkan dengan biaya perjalanan pada kuartal II tahun lalu.

Sementara untuk perkiraan full-year tahun 2014, asosiasi ini memprediksi volume perjalanan bisnis secara grup/rombongan akan menurun 3,3% dibandingkan tahun 2013. Akan tetapi jika dihitung berdasarkan jumlah uang yang dibelanjakan oleh grup bisnis selama perjalanan, nilainya diperkirakan naik 5,9% karena daya beli konsumen membaik seiring pemulihan ekonomi Amerika. Kalaupun volume perjalanan bisnis berkurang, hal itu banyak disebabkan oleh adanya fasilitas teknologi jarak jauh, yang memungkinkan pelaku bisnis untuk menggelar meeting via aplikasi video dan conference call.

Secara keseluruhan, GBTA memprediksi nilai pengeluaran untuk perjalanan bisnis akan naik 6,8% di akhir tahun 2014 pada kisaran $292,3 miliar. "Besarnya belanja perusahaan dan pengusaha untuk perjalanan bisnis merupakan sinyal yang bagus bagi perekonomian," ujar Direktur Eksekutif GBTA, Michael W. McCormick. Menurutnya, perusahaan tidak ragu lagi mengirimkan utusannya ke berbagai lokasi tujuan untuk menuntaskan kepentingan bisnis dengan klien maupun konsumen.

Sayangnya, GBTA juga melihat adanya kenaikan harga-harga tiket transportasi dan akomodasi di tahun 2014. Biaya pengeluaran untuk perjalanan bisnis diperkirakan naik 2,9% tahun ini dan 3,5% tahun depan akibat kenaikan harga makanan dan minuman, hunian hotel dan tiket pesawat.

Kembali ke daftar berita