Dolar Menguat Atas Euro, Trader Tunggu Analisa Forex Hari Ini dari Data AS

Dolar Menguat Atas Euro, Trader Tunggu Analisa Forex Hari Ini dari Data AS
Fri, 01 01 2016
Bagikan :

Dolar terpantau menguat hari Selasa, 22 Desember 2015 yang lalu setelah sebelumnya melemah akibat pengaruh hasil pemilihan umum Spanyol yang kurang meyakinkan. Para trader pun memilih menunggu adanya petunjuk untuk analisa forex hari ini dari sumber-sumber data keuangan Amerika Serikat.

                Sebelumnya euro terlihat menguat di posisi EUR 1,0914 atau naik 0,4 persen dalam semalam setelah pembelian kembali setelah pemilihan umum nasional di Spanyol hari Minggu, 20 Desember 2015. Namun pengaruhnya terbatas karena hasil pemilihan umum menunjukkan tidak ada partai yang memenangkan mandat yang jelas untuk memimpin sehingga menimbulkan perhatian tentang reformasi ekonomi pada zona euro dengan perekonomian keempat terbesar tersebut.

                Para ahli menganggap sangat mudah bagi euro untuk menguat karena tidak terlalu banyak peserta dalam pasar. Terlebih lagi, Spanyol termasuk surplus dan rasio hutang produk domestik bruto pemerintahnya diharapkan menurun sehingga tidak akan berubah menjadi seperti Yunani dalam semalam misalnya bahkan meski partai anti penghematan memegang kendali sekalipun. Akibatnya, dolar menguat 0,1 persen atas yen menjadi 121,275 setelah sehari sebelumnya berada di titik 121,16-121,50.

                Libur panjang akhir Desember yang akan membuat banyak pasar finansial kunci dunia menutup perdagangan telah membatasi aktivitas dan membuat forex dalam pergerakan yang sulit. Dengan suku bunga Bank Federal Reserve Amerika Serikat yang paling diantisipasi terus menanjak, sangat langka terjadi pergerakan pasar yang signifikan terutama pada minggu libur panjang akhir Desember ini.

                Pasar akan mencari katalisator jangka pendek dari data keuangan Amerika Serikat, termasuk produk domestik bruto kuartal ketiga yang ditinjau kembali dan indikator harga perumahan, yang akan jatuh tempo dalam sesi berikutnya.

                Dalam jangka panjang, dolar yang sebelumnya berhasil naik 11 persen atas beberapa mata uang asing utama tahun ini, diharapkan tetap menunjukkan gejala meningkat tahun depan. Indeks dolar juga diarahkan meraih keuntungan di tahun keempat secara berturut-turut.

                Para ahli berpendapat, dengan suku bunga Bank Federal Reserve A.S. yang terus naik sampai akhir Desember ini, sebuah fase baru perubahan ada di tangan A.S. Dibawah pemerintahan Presiden Obama, diharapkan dolar akan terus naik di tahun 2016. Akan terus terjadi aliran modal ke Amerika Serikat karena perbedaan suku bunga yang lebar dan terus melebar.

                Dengan harga minyak mentah mengalami penurunan hingga titik terendah dalam 11 tahun, dolar Kanada akan tetap mengalami tekanan. Diperdagangkan 1,3945 dolar Kanada per dolar AS, loonie dalam jangkauan 11 tahun terpuruk di nilai 1,4003 dolar Kanada pada Jumat, 18 Desember 2015 yang lalu. Sementara dolar A.S. telah menguat 19 persen atas loonie sepanjang tahun ini.

                Dolar Australia sebagai salah satu mata uang komoditas, mengalami nasib yang lebih baik. Dolar Australia menguat 0,2 persen di titik 0,7202 dolar. Kenaikan yang cukup drastis dibandingkan titik terendah bulan ini pada minggu lalu pada 0,7097 setelah suku bunga Bank Federal Reserve A.S mengalami kenaikan.

                Terdampak atas faktor seperti lambannya ekonomi China sebagai negara partner dagang utama Australia dan penurunan harga-harga komoditas seperti bijih besi, dolar Australia terus mengalami kerugian hingga 12 persen atas dolar A.S. sepanjang tahun 2015.

Kembali ke daftar berita
Monex Investindo Futures
Live Account
  
Demo Account