Asia Ikuti Lemahnya Pertumbuhan AS; Sektor Energi Turun

Asia Ikuti Lemahnya Pertumbuhan AS; Sektor Energi Turun
Jum'at, 10 Oktober 2014
Bagikan :

Saham-saham energi memimpin kejatuhan di Asia setelah harga brent crude anjlok dibawah $90 per barel untuk pertama kalinya sejak 2012 dan minyak AS menyentuh rendahnya 22 bulan.

Data menunjukkan ekspor Jerman anjlok 5.8% di Agustus, kejatuhan terbesar sejak krisis keuangan, membawa indeks Dow tumbang lebih dari 300 poin semalam, sementara S&P 500 dan Nasdaq merosot lebih dari 2% masing-masing. Sinyal dari gubernur ECB, Mario Draghi juga membebani. Berbicara di Brooking Institute, ia mengulang bahwa pelonggaran tidak akan efektif tanpa reformasi ekonomi peringatan dari resiko deflasi.

“Ekspor Jerman di Agustus yang anjlok memperkuat pesan IMF bahwa situasi zona Eropa kembali turun ke resesi meningkat 2 kali lipat mendekati 40%. Resesi ketiga sejak krisis keuangan global akan menaikkan pertanyaan, apakah resesi kondisi normal yang baru”, dikatakan Tim Condon, head of Asia research dari ING.

Kembali ke daftar berita